|

FROM GENERATION TO GENERATIONS
(26 Januari 2011) Bertempat di Grand House of Ristra Jl. Radio Dalam Raya No. 5, telah diadakan acara Press Gathering untuk media-media yang telah setia meliput berbagai kegiatan yang diadakan oleh Ristra. Dalam event ini, Ristra juga memperkenalkan anak sulung dari pasangan pendiri dan pengusaha Ristra, Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK dan Dr Suharto Tranggono, DsKP SpKJ, yaitu Sasya Tranggono.
Baginya, menjadi seorang anak pengusaha sukses bukanlah sebuah batas untuk mengembangkan bakat dan potensinya. Beliau adalah pelukis yang telah menghasilkan mahakarya dan dipamerkan di berbagai manca negara. Beliau mulai jatuh cinta pada dunia seni lukis, usai meraih gelar MBA di Rotterdam School of Management di Erasmus University, Netherlands (1991). Selain itu beliau pernah mencicipi berbagai pelajaran untuk mengasah diri di beberapa perusahaaan multinasional seperti perusahaan migas internasional. Mendapatkan pendidikan yang cukup keras dan disiplin dari orang tuanya, membuat Sasya menjadi seorang yang tangguh dan mau belajar. Kepiawaiannya membangun sebuah jaringan dan juga kecintaannya terhadap estetika sangat dibutuhkan di Ristra sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kecantikan. Ibu dengan seorang anak yang juga pelukis ini pun memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Di berbagai kesempatan ia berusaha memberikan perhatian baik dan donasi untuk mereka yang membutuhkan uluran tangannya. Sehingga dirinya dideskripsikan dalam 3 P : pengabdian, pekerja, dan pekerja seni.
" Kemampuan saya di bidang networking dan bakat saya di bidang seni sangat membantu untuk perkembangan Ristra, Sehingga secara langsung mendongkrak perkembangan penjualan, promosi serta meningkatkan image Ristra. "
Kemampuannya membangun jaringan memang sangat mumpuni. Dengan bergabungnya Sasya di Ristra, diharapkan dapat memberikan perubahan yang lebih baik di Ristra secara keseluruhan melalui jaringan, kepercayaan dan mengutamakan kesejahteraan karyawan. Tiga hal inilah yang merupakan strategi Sasya dalam mencapai visi misi nya bergabung di Ristra.
Pepatah lama mengatakan buah jatuh tak jauh dari induknya. Pepatah ini sepertinya berlaku pada ibu dan anak yang memilik banyak prestasi. Menyadari bahwa anak adalah aset yang sangat berharga, maka Dr Retno pun menaruh harapan besar pada ketiga anaknya : Sasya Tranggono, Krishna N. Tranggono dan Indira P. Urip Tranggono. Usai membekali pendidikan yang cukup untuk ketiga anaknya, Dr Retno memberikan kebebasan kepada ketiga anaknya untuk mengembangkan potensinya.
" Setiap anak pasti memiliki bakat dan potensi. Kami sangat membutuhkan kontribusi baik pemikiran untuk mengembangkan Ristra ke depan. Komunikasi dan kerjasama yang baik antara orang tua dan anak perlu dijaga."
Hubungan kerjasama keluarga antara Dr Retno dan anak cucunya pun diterjemahkan tidak hanya dalam hubungan secara professional sebagai mitra kerja di Ristra. Perilaku ibu yang membiasakan perawatan kulit juga berpengaruh terhadap perilaku anak untuk membiasakan melakukan perawatan kulit sedini mungkin.
|