|

Ristra Menerima Kunjungan Mahasiswa Sudan
Jakarta, 17 februari 2010 - Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 445/1998, kosmetika merupakan sediaan atau paduan bahan yang digunakan pada bagian luar badan (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ kelamin bagian luar). Sehingga, kosmetika dimaksudkan untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan, melindungi supaya tetap dalam keadaan baik dan memperbaiki bau badan. Makin majunya teknologi kosmetika dan kebutuhan konsumen pengguna kosmetika yang semakin kritis, menghendaki kosmetika yang selain aman dan baik juga bermanfaat. Maka saat ini sudah banyak diproduksi jenis kosmetika yang disebut kosmeseutikal (cosmeceutical). Yakni, kosmetika yang mengandung zat yang bersifat farmakologis aktif, yang dapat memperbaiki atau meningkatkan fungsi fisiologis kulit, namun tidak mempunyai daya rusak/memberi efek samping negatif pada kulit/tubuh. Kosmeseutikal merupakan bentuk pertengahan antara kosmetika dan preparat farmasi. Zat aktif tersebut itu antara lain, Alfa Hidroksi Acid (AHA) yang popular dewasa ini dipakai dalam produk-produk untuk mengatasi tanda-tanda penuaan kulit dan memutihkan kulit, kojic acid, arbutin, extract chamomile untuk memutihkan kulit dan green tea sebagai antioksidan untuk mengatasi kerusakan kulit akibat radikal bebas pada kulit serta titanium dioksida sebagai zat aktif tabir surya. Untuk mengukur efikasi (kemanjuran) zat aktif dalam kosmetika terhadap kulit kita,dipergunakan alat-alat yang makin canggih dalam system non-invasive “Bio-Engineering”pada kulit.
Kosmeseutical inilah yang diaplikasikan ke seluruh produk Ristra dengan mempertimbangkan faktor alam, jenis kulit (manusia) dan kosmetika atau yang disebut dengan The Science of Beauty. Hal inilah yang menarik perhatian para mahasiswa University of Science and Technology, Sudan untuk kunjungan studi ke Ristra untuk mempelajari ”Cosmeceutical for Ethnic Skin in The Tropic” pada 17 Februari 2010. Sudan yang memiliki warna kulit etnik juga membutuhkan kosmetik dan perawatan yang tepat. Secara biologi dan fungsional, semua jenis kulit adalah sama. Perbedaan yang utama adalah pada warna kulit lebih gelap yang disebabkan oleh melanin , regional diet ( pola makan ), genetic ( faktor genetic), polusi dan cuaca. Oleh karena itu, cosmeto-dermatologist dan cosmeto-chemist dari Ristra merasa perlu memberikan edukasi mengenai formula produk perawatan kulit yang tepat untuk kulit ethnic. Setelah kunjungan ini mereka, sangat tertarik untuk membuka Franchise House Of Ristra di sudan dan tidak menutup kemungkinan pula, jika nanti Sudan akan menjadi lahan bisnis untuk industri maupun layanan perawatan kecantikan. ***


|
 |
 |
 |
|